Langsung ke konten utama

20 Juni 2013 #part 2

Seminggu Kemudian. . .
           
            Hari ini tepat seminggu kau mengatakan pesan singkatmu padaku. Gimana kabarmu sekarang? Baik-baikkan di sana. Magis pesan singkatmu sukses mengisi ruang hati dan pikiranku. Untuk selalu bertanya-tanya maksud akan pesan singkatmu. Mungkin kamu sudah melupakannya, namun aku bukan tipe orang yang mudah untuk melupakan sesuatu. Bagimu ini biasa tapi tidak bagiku. Ini semua terlalu kaget dan singkat untuk kuakhiri.

            Ingin sekali aku mengatakan kepadamu bahwa aku bukan pengecut lagi. Aku telah membongkar semua rahasiaku kepada “sosok berjaket”. Aku ingin tahu bagaimana responmu setelah mengetahuinya. Apakah kaget, bingung atau senang? Ntahlah mungkin itu hanya imijinasi semuku padamu. Rasanya aku seperti orang bodoh. Aku terang-terangan mengatakan perasaan pada sosok itu. Ntah setan apa yang saat itu sedang menghampiriku. Sosok yang selama ini mengisi kegalauanku. Dengan konyolnya aku pun mengirim pesan yang sama yang saat itu kau kirim pesan untukku. Dan aku mengakhiri semuanya sebelum aku menyesalinya. Ini memang yang pertama bagiku. Pertama dalam sejarah hidupku untuk mengakui segala kekagumanku kepada seseorang. Sebelumnya aku hanyalah seorang pengecut yang hanya dapat mengagguminya dari kejauhan.

            Konyolkah sikapku in?? Hhh. . . sepertinya begitu hehe. Namun aku sudah siap dengan segala konsenkuen yang ada. Dan dugaanku pun benar hehe. Tapi aku lega. Sekian lama hal yang aku pendam yang sudah sesak di hatiku akhirnya aku berani mengungkapkannya. Sekarang aku harus bisa melepas sosok itu dari perasaanku dan pikiranku. Mungkin aku hanya pantas untuk berteman baik dengannya J sudah saatnya untuk aku mengakhiri segala kegalauanku akan sosok itu. Aku bukan menyerah, tapi setidaknya aku sadar diri akan hal yang tidak pasti untukku J apakah aku bisa melaluinya???? Hanya Tuhan yang tahu. Suatu hari nanti aku percaya akan ada sosok berjaket yang lain hadir dalam hidupku. Tapi selamanya aku akan terus mengingat akan sosok itu yang pernah singgah di jiwaku.



Bersambung. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 Juni 2013

Apa yang aku rasakan malam ini, berasa makan gado-gado. Hehe macem-macem. Kaget, bingung, seneng, dan ga percaya. Ntah ini mimpi atau apa sehingga aku tak dapat menggambarkannya secara nyata. Nadiku serasa berhenti beberapa detik saat ku membaca pesan singkat darimu. Mungkinkah aku hanya Gede Rasa doang?? Ini terlalu mendadak untuk aku ketahui. Sekian lama aku berteman denganmu aku tak pernah merasakan adanya perlakuanmu yang spesial untukku. Semua terlihat biasa saja. Atau mungkin aku saja yang bodoh yang tak peka dengan perasaanmu. Begitu piciknya aku yang tak menyadari adanya sosokmu di kehidupanku. Mungkin saat itu aku sedang dibutakan dengan “Cinta  Konyolku”. Yah, mungkin aku menyebutnya seperti itu. Aku terlalu sibuk dengan perasaanku yang selalu kacau, aku yang ga peduli dengan perhatian-perhatian kecilmu dan aku yang sangat sibuk mempertahankan “cinta konyolku”. Gimana ga konyol?? Aku suka dengan seseorang yang jelas-jelas aku mengetahui arah perasaannya pada seseoran...

Moment Lebaran

Lebaran kai ini beda dengan lebaran tahun sebelumnya. Dibilang spesial juga nggak, tapi dibiang gak spesial nggak juga (bingungung ya hehe). H-2 Lebaran bukannya sibuk buat prepare menyambut hari sakral tersebut, aku malah lagi sibuk-sibuknya buat ngerjain tugas ospek. Fyuhh... Rasanya tiap hari ga bisa tidur nyenyak, tugas ospek selalu mampir di setiap mimpiku. Sialan! Gak pandang bulu juga, ntah itu mimpi baik atau mimpi buruk. Selalu mampir deh tuh tugas. Walau hanya sekedar mengucap “assalamu’alaikum”. Hidup dalam bayang-bayang tugas itu rasanya.... bagai kepleset di tepi jurang terus masuk ke hutan rimba dan akhirnya jatuh di perkampungan rimba yang isinya para tarzan dan binatang buas. Hhiiiii... seremm! Tiap hari harus rela begadang demi mencari inspirasi (duh.. kayak pencipta lagu :D). UB bikin ribet nih tugas ospeknya, di suruh ngarang “mengapa memilih Ub-lah” kalau di suruh jawab sih, takdir paleng hehe. Tapi lepas dari itu semua memang aku pingin masuk UB. Tahu kena...

Gatau Judunya apa :)

Pernahkah kau merasakan hebatnya Cinta?? Ketika engkau tetap tersenyum saat terluka. Ketika engkau tetap tersenyum walau di dalam hati menangis. Ketika engkau tetap tersenyum di saat perpisahan. Jujur aku pernah merasakanna...!!!!! Tapi aku mampu tersenyum walau hai terluka. Karena aku yakin Alah tidak menciptakan dia untukku. Aku juga pernah tersenyum manis ketika berpisah dengannya. Karena sekali lagi aku percaya Cinta tak Harus Memiliki. Dan aku yakin Allah pasti telah menciptakan cinta yang lain untuk ku. Jujur pula aku tetap bisa mencintainya. Meki dia tak dapat ku rengkuh dalam kehidupanku. Karna Cnta memang bukan hanya ada di dalam Raga, akan tetapi selalu bersemayam di dalam JIWA.